Gereja Pniel Palopo
Cagar Budaya
Ringkasan
Gereja bersejarah dibangun 1920–1924 oleh misionaris Belanda, luas tanah 4.253,2 m²; resmi Cagar Budaya Kota Palopo sejak 29 Desember 2023.
Sejarah
Gereja Pniel dibangun antara tahun 1920–1924 (baptisan pertama tercatat 1 Mei 1921) oleh misionaris Belanda Anthonie Aris van de Loodrecth (tiba 1913), bersama J. Belksma dan P. Zijlstra, dengan biaya 12.000 gulden yang berasal dari GZB (badan zending Belanda) dan sumbangan jemaat lokal. Gereja berdenah 18,76×8,25 m dengan atap seng, menara kecil, dinding beton-bata plester, 24 jendela kaca patri, dan lantai keramik coklat, terdiri dari tiga ruang di dalamnya. Luas tanah keseluruhan 4.253,2 m².
Bangunan ini resmi ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya Peringkat Kabupaten/Kota melalui SK 100.3.3.3/478/B.Hukum tanggal 29 Desember 2023.
Sumber
Palopo Heritage (https://www.palopoheritage.id/cagar-budaya); dokumen SK Wali Kota Palopo (https://www.palopoheritage.id/surat-keputusan) (https://www.palopoheritage.id/cagar-budaya/gereja-pniel)