Leang Ilan Batu (Situs Gua I & II)

Cagar Budaya

Ringkasan

Gua di kaki Gunung Buntu Sikuku dengan ornamen pilar, stalagtit, dan stalagmit, menyimpan artefak batu (serpih/flakes) dan fragmen gerabah prasejarah; dikenal warga setempat dengan nama lama 'Loko Pakaparan'.

Sejarah

Ilan Batu 1 (arti nama: "di dalam batu") terletak di kaki Gunung Buntu Sikuku, Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu, pada ketinggian 274 mdpl, berbatasan dengan Sungai Lamassi di sisi utara. Mulut gua menghadap timur laut selebar 4,31 m dan tinggi 6,01 m, membuka ke ruang dalam setinggi 17 m dan lebar 16,2 m yang dihiasi pilar, stalagtit, stalagmit, dan flowstone alami serta dihuni kelelawar. Survei BPCB Makassar (2014) menemukan konsentrasi serpih batu gamping dengan ciri khas alat batu prasejarah (striking platform, bulbus, ripple strike), cangkang moluska, dan fragmen gerabah polos kehitaman. Warga setempat mengenal gua ini dengan nama lama "loko pakaparan", tempat upacara pernikahan.

Catatan status: berdasarkan BPCB Makassar (2014) situs ini masih berstatus diduga cagar budaya; belum ditemukan entri registrasi resmi di basis data DAPOBUD Kemendikbudristek per September 2026.

Sumber

Balai Pelestarian Cagar Budaya Makassar (2014), hal. 78–79; "Simpan Peninggalan Zaman Batu, Sejarah Gua Ilan Batu di Kabupaten Luwu", Tribun Timur, 2020 (https://makassar.tribunnews.com/2020/06/01/simpan-peninggalan-zaman-batu-sejarah-gua-ilan-batu-di-kabupaten-luwu)