Leang Kabongngiang

Cagar Budaya

Ringkasan

Gua pemakaman aktif (dikenal juga sebagai 'Liang To Sugi') di Desa Siteba, tempat asal dua benda cagar budaya yang telah resmi ditetapkan tingkat Kabupaten Luwu pada 15 Desember 2025: keramik Zhangzhou/Swatow Ware abad ke-16 dan peti mayat kayu bentuk kerbau khas Toraja.

Sejarah

Liang Kabongian (dieja pula 'Leang Kabongngiang'), dikenal juga dengan nama ruang dalamnya "Liang To Sugi", adalah gua aktif (masih ada tetesan air/flowstone) di Desa Siteba, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, pada ketinggian 407 mdpl, terdiri dari teras dan lima ruang (I–V). Survei BPCB Makassar (2014) mencatat temuan tulang dan tengkorak manusia, dua gelang kerang, koin logam berkarat (salah satunya berangka tahun 1945), dan botol kaca hitam — menurut informasi masyarakat setempat, gua ini dahulu menjadi area pemakaman khusus bangsawan dan keturunannya.

Status resmi (temuan terbaru): gua ini sendiri belum terdaftar sebagai satu kesatuan cagar budaya, namun dua benda temuannya sudah resmi ditetapkan sebagai Cagar Budaya Tingkat Kabupaten Luwu pada 15 Desember 2025 menurut basis data Data Pokok Kebudayaan (DAPOBUD) Kemendikbudristek: "Buli-Buli Liang Kabongian" (nomor registrasi CB.6161.20260226.00001) — keramik biru-putih Zhangzhou/Swatow Ware Dinasti Ming abad ke-16 sebagai bekal kubur — dan "Duni Liang Kabongian" (nomor registrasi CB.6161.20260310.00003) — peti mayat kayu (erong) berbentuk kerbau khas Toraja.

Sumber

Balai Pelestarian Cagar Budaya Makassar (2014), hal. 62–66; Data Pokok Kebudayaan (DAPOBUD) Kementerian Kebudayaan RI, dicek langsung 18 September 2026.