Monumen Masamba Affair
Cagar Budaya
Ringkasan
Situs peringatan peristiwa Masamba Affair (serangan militer Belanda/NICA, 29 Oktober 1949); resmi ditetapkan sebagai Situs Cagar Budaya Tingkat Kabupaten Luwu Utara — BUKAN tingkat provinsi seperti sempat diasumsikan sebelumnya.
Sejarah
Koreksi penting terhadap data sebelumnya: riset lanjutan ke sumber primer menunjukkan situs ini ditetapkan oleh Bupati Luwu Utara (tingkat kabupaten), BUKAN oleh Gubernur/Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan seperti sempat dicatat sebelumnya. Nama resmi yang terdaftar dalam Lampiran II (Situs Cagar Budaya) nomor urut 2 Keputusan Bupati Luwu Utara Nomor 188.4.45/659/XII/2019 (ditetapkan di Masamba, 6 Desember 2019) adalah "Masamba Affair" (tanpa kata "Monumen"), beralamat di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba.
Catatan ketidaksesuaian lokasi: artikel Tribun Timur (2023) menyebut lokasi tugu/monumen fisik berada di perempatan Jalan Jenderal Sudirman - Jalan Andi Djemma, Masamba — berbeda dari alamat Jalan Ahmad Yani pada SK. Kemungkinan monumen fisik (tugu peringatan) dan situs cagar budaya yang terdaftar tidak sepenuhnya identik lokasinya, atau salah satu sumber kurang presisi; diperlukan verifikasi lapangan langsung.
Monumen ini dibangun untuk mengenang peristiwa penyerangan pemuda Masamba terhadap barak militer Belanda/NICA pada 29 Oktober 1949, merampas sekitar 20 pucuk senjata, dengan tokoh yang tercatat berperan yakni Salawati Daud dan Hasan Lakallu. Situs ini juga dilindungi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Luwu Utara No. 10 Tahun 2018. Ada pula entri terdaftar di Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya Kemdikbud dengan kode KB005041 ("Masamba Affair") yang belum berhasil diakses penuh karena kendala teknis portal (server error/sertifikat kedaluwarsa) — perlu dicoba kembali untuk data koordinat dan registrasi lengkap.
Sumber
Keputusan Bupati Luwu Utara No. 188.4.45/659/XII/2019, 6 Desember 2019 (sumber primer); "Sejarah di Balik Monumen Masamba Affair, Ikon Luwu Utara", Tribun Timur, 2023 (https://makassar.tribunnews.com/2023/01/27/sejarah-di-balik-monumen-masamba-affair-ikon-luwu-utara)