A.A. Cense

Pelaku Budaya

Ringkasan

Linguis dan pengelola koleksi manuskrip yang membangun infrastruktur dokumentasi naskah Sulawesi Selatan, termasuk bahan-bahan yang kemudian dipakai untuk menelusuri sejarah dan sastra terkait Luwu.

Sejarah

A.A. Cense (1901–1977) bekerja sebagai linguis pemerintah di Sulawesi Selatan pada 1930–1941 dan kemudian melanjutkan kerja ilmiahnya melalui KITLV. Pada 1933 ia mendirikan Matthes Stichting di Makassar, sebuah pusat pengumpulan dan kajian manuskrip yang menghimpun banyak naskah Bugis dan Makassar.

Kontribusi Cense terhadap ingatan Luwu terutama bersifat infrastruktur dan dokumenter. Ia tidak boleh digambarkan seolah-olah seluruh koleksi yang dihimpunnya berasal dari Luwu; namun catatan dan deskripsinya dipakai dalam penelitian naskah yang berhubungan dengan sejarah Luwu, La Galigo, dan wilayah Sulawesi Selatan. Karena itu ia ditempatkan sebagai pelaku arsip dan filologi, dengan konteks kolonial serta sejarah koleksi tetap disebutkan.

Sumber

Biografi dan kerja Cense sebagai linguis pemerintah serta pendiri Matthes Stichting: https://www.oxis.org/theses/jukes-2006.pdf; catatan koleksi manuskrip yang disalin atas perintah Cense: https://digitallibrary.al-furqan.com/our_library_item/id/9118; penggunaan informasi Cense dalam kajian manuskrip yang berkaitan dengan sejarah Luwu: https://pakdosen.unhas.ac.id/storage/dokumen/artikel-1655794233-26.%20Jelajah%20Tiga%20Dunia%20Lagaligo%20fiks_compressed_compressed_compressed%20%28pdf.io%29.pdf.

Bidang

Linguistik, koleksi manuskrip, dan historiografi Sulawesi Selatan

Komunitas

Matthes Stichting / KITLV