Andi Saddakati Arsyad

Pelaku Budaya

Ringkasan

Pemangku adat Kedatuan Luwu dan tokoh pelestarian budaya yang terlibat dalam kegiatan adat, pendidikan budaya, serta dokumentasi sejarah Luwu. Ia menjabat sebagai Opu Patunru' (Patunru Kedatuan Luwu).

Sejarah

Andi Saddakati Arsyad dikenal dalam kegiatan publik sebagai tokoh adat Kedatuan Luwu. Pemerintah Kabupaten Luwu mencatat kehadirannya dalam prosesi ritual Mappacekke Wanua di Belopa pada 2019, serta sebagai anggota Dewan Adat XII yang hadir dalam kegiatan Sekolah Budaya Luwu I La Galigo pada 2021.

Pemberitaan pemerintah daerah juga mencatat keterlibatannya dalam pengukuhan alumni Sekolah Budaya Luwu. Sebuah penelitian Universitas Hasanuddin menyebut Drs. Andi Saddakati Arsyad, M.Si. sebagai pemangku adat dan akademisi, serta mengidentifikasikannya sebagai Matoa Lalengtonro dalam konteks wawancara penelitian.

Sumber

Pemkab Luwu, ‘Mangeppi Wai Inti dari Ritual Adat Budaya Mappacekke Wanua’ (8 Februari 2019): https://portal.luwukab.go.id/post/mangeppi-wai-inti-dari-ritual-adat-budaya-mappacekke-wanua; Media Center Diskominfo Luwu, ‘Datu Luwu Kunjungi Sekolah Budaya Luwu Ajak Lestarikan Nilai-nilai Luhur’ (19 Juni 2021): https://mediacenter.luwukab.go.id/datu-luwu-kunjungi-sekolah-budaya-luwu-ajak-lestarikan-nilai-nilai-luhur/; Universitas Hasanuddin Repository, ‘Pola Komunikasi Kedatuan Luwu’ (skripsi, 2022): https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/28018/4/E021171318_skripsi_07-11-2022.pdf. Jabatan Opu Patunru' diberikan oleh pengguna untuk pendataan Banua Sappa (2026-10-01).

Bidang

Kepemimpinan adat, sejarah, dan pelestarian budaya Luwu

Komunitas

Kedatuan Luwu