Beranda › Kamus Bugis

pa (2)

Arti dalam Bahasa Indonesia

awalan yang tidak dapat dipisahkan untuk membentuk: a) kata benda, seperti: paglarra, perampok, dari glarra No. 2, merampok; pagilîtjg, penjalanpenggembira, dari gliitûg, berkeliling; pabôêra, obat, lihat pada: sêra; [lanjutan dengan banyak contoh pembentukan kata]

Definisi asli Matthes (bahasa Belanda)

onafscheidbaar voorvoegsel tot vorming van: a) zelfstandige naamwoorden, als: paglarra, roover, van glarra N°. 2, rooven; pagilîtjg, ronddeentier, van gliitûg, rondtenten; pabôêra, geneesmiddel, men zie op: sêra; [continues with many word formation examples]

Sumber

B. F. Matthes, Boegineesch-Hollandsch Woordenboek (1874), hlm. 86.

Entri berdekatan dalam kamus Matthes

  • aûñgowâñg — kerakusan, keserakahan.
  • aûñgowâi — merasa rakus terhadap sesuatu; misalnya: naâ-ñgowâi tâniya-andêna, dia merasa rakus terhadap yang…
  • ñgôwê — mengembik, melenguh, melolong, serupa.
  • ñgîsî — mâñgîsî, mulut terbuka dan menegang pipi/bibir, tertawa, tertawa mengejek. Juga Mâgi moewañgîsî,…
  • pa — menempel di belakang kata, lagi/sekali lagi. — Sisá-pa sikóewa, sekali menunjukkan bahwa penekanan…
  • moêpa — Bandingkan noe No. 3.
  • âmpa — = moêpa.
  • pañg (2) — hari pertama dari kalender dô*esa-pòslo. Lihat pada: pòslo.
  • pañg (3) — = panâlóe, lusi/benang horizontal. Bandingkan ââbloe No. 1 dan sâoe No. 7.
  • ripañg — digunakan untuk benang yang saat menenun dilewatkan melalui alat tenun (sadôrâñg). Dari situ:…